Selasa, 10 Desember 2019

Hari ke-2 Diklat Guru IT BLC telkom Klaten


Hari kedua pelatihan guru IT, Selasa 10 Desember 2019 dibawakan oleh M.Rifki Fajarudin. Seorang IT enginering. Kegiatan di hari kedua ini dibagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama berupa pemamaran mengenai latarbelakang pembicara sert hal-hal yang berkaitan dengan dunia industri. Sesi kedua dibahas mengenai jaringan dan internet. Sesi ketiga dan keempat dilanjutkan dengan praktik cisco paket tracert.


A. Pendahuluan
perkembangan dunia industru yang cukup cepat harus diimbangi dengan penanaman sikap dan keterampilan sebagai bekal lulusan yang akan terjun langsung ke dunia industri. Realita lapangan dan berbagai keluhan dunia usaha terhadap lulusan SMK sudah menjadi rahasia umum. Pada kesempatan ini dijabarkan bagaimana kebutuhan industri serta berbagai keterampilan teknis yang aplikatif sebagai bekal siswa.

B. Tujuan
secara umum kegiatan hari kedua ini bertujuan untuk :
1. memberikan prospek di dunia industri
2. kriteria kelulusan yang "laku"di dunia industri
3. ketrampilan yang bisa membekali siswa

C. Uraian Kegiatan
Sesi pertama diawali dengan perkenalan dan perjalanan Bp. Rifki mulai dari saat pendidikan di SMK sampai pada pencapaian saat ini. Bapak rifki merupakan lulusan SMK yang pernah melakukan pelatihan kerja (magang) di BLC. Beliau banyak belajar melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh BLC. Setelah lulus dilanjutakan dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan cisco hingga meraih banyak sertifikat internasional.
Selaku pelaku di industri, Bp. Rifki juga mengemukakan bagaimana pandangan dunia industri terhadap anak SMK. Kebutuhan dunia industri terhadap lulusan SMK sebenarnya cukup besar, dan animo dari alumni pun tidak sedikit, namun sampai hanya sedikit yang bisa lolos tahap seleksi. Sebenarnya perusahaan masih mengutamakan softskill dalam rekruitmen. Sikap siswa yang baik, kemampuan berkomunkasi dan kemampuan bersosialisasi merupakan contoh softskill yang banyak dituntut saat wawancara. Faktor pendukung berupa hardskill yaitu kemampuan menggunakan perangkat, troubleshooting, konfigurasi dan perawatan.
Beberapa contoh kasus yang menyebabkan lulusan SMK tidak lolos seleksi antara lain :
  1.  Rendahnya kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis
  2. Kebiasaan tidak membaca data sheet yang tercantum
  3.  Masih sering harus diarahkan
  4.   Kurang percaya diri dalam mengembangkan potensi diri maupun mengemukakan pendapat.
pada sesi kedua dibahas secara lengkap mengenai dasar jaringan. diawali dari pembahasan OSI layer sampai pada proses subneting.  hal ini segaja diulas karena biasanya cenderung dilupakan padahal kedua maslah ini sangat basic dan wajib diketahui oleh seorang network enginer. pada akhir sesi kedua ini ditambahkan informasi mengenai pentingnya sertifikasi internasional antara lain : 
  • terbatasnya kurikulum dan jam di pendidikan formal 
  • lebih lambatnya adaptasi kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri 
  • memberikan kepuasan pada keingintahuan lebih dalam mengenai teknologi informasi
  • menyerasikan dengan dunia industri 
sesi ketiga dan keempat pada pertemuan ini diisi parktikum langsung. materi praktikum dimulai dari hal dasar mengenai topologi jaringan, configurasi internet protocol, routing dan recovery password. salah satu materi mengenai recovery password ada pada link berikut: recovery-password-pada-router-cisco



D. Kesimpulan
kebutuhan antara dunia usaha dan dunia pendidikan masih belum match, sehingga masih memunculkan banyak ketidak sinkronan antara kemampuan dasar lulusan dengan keinginan dari dunia usaha. hal yang perlu ditingkatkan juga pentingnya sertifikasi internasional sebagai jalan yang mudah agar kompetensi siswa diakui oleh industri.

E. Refleksi
softskill ternyata menjadi pertimbangan yang lebih besar bagi dunia usaha. sekolah sebagai lembaga pendidikan juga memiliki peran dalam membentuk karakter peserta didik agar perkembangan softskill anak bisa terbentuk. sinergitas atara orangtua, sekolah dan dunia industri akan membantu terbentuknya lulusan SMK yang mantap. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar