Hari ketiga
diklat guru IT Indonesia masih dipandu oleh M Rifki F. Materi diklat berupa
konfigurasi router dan switch cisco. konfigurasi yang dilakukan antar lain
mengenai VLAN, VTP, ether chanel, spaning tree, multilayer switch.
A. VLAN
Vlan adalah suatu model jaringan yang
tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat
dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.
Jenis jenis
vlan pada switch
Default VLAN
adalah vlan yang sudah ada sejak pertama kali switch dihidupkan, sebelum di
konfigurasi semua port yang ada pada switch akan tergabung ke dalam default
VLAN dan dapat terhubung pada masing – masing port. pada cisco, default vlan
adalah VLAN 1.
Data VLAN
adalah vlan yang hanya mengatur trafik data pada VLAN
Voice VLAN
adalah vlan yang mendukung VoIP dan di khususkan untuk komunikasi data suara
pada VLAN
untuk
konfigurasi dapat melihat link berikut : cara-membuat-vlan-dengan-switch-cisco
B. VTP
VLAN
Trunking Protocol (VTP) adalah protokol proprietary Cisco yang diperuntukkan
pada Virtual Local Area Network (VLAN) pada jaringan LAN. Mode VTP ada 3 macam
yaitu :
VTP
Server ; Merupakan modus default untuk semua switch yang mendukung VTP.
Seorang administrator dapat membuat, memodifikasi, dan menghapus VLAN dan
menentukan parameter konfigurasi lainnya (seperti versi VTP) untuk seluruh VTP
domain. Konfigurasi VLAN disimpan di NVRAM.
VTP
Client ; Bersifat seperti VTP Server, tetapi administrator tidak dapat
membuat, mengubah, atau menghapus VLAN pada klien VTP. Konfigurasi VLAN
disimpan di NVRAM.
VTP
Transparent ; Tidak meng-advertise konfigurasi VLAN dan tidak melakukan
sinkronisasi, namun dapat/akan meneruskan adverstise VTP seperti yang diterima
dari switch lain.
contoh
konfigurasi VTP : vlan-trunking-protocol-vtp
C.Spanning
Tree Protocol (STP)
STP
merupakan protokol jaringan yang menjamin topologi jaringan terhindar dari
perulangan dalam jaringan Ethernet LAN. Fungsi dasar dari STP adalah untuk
mencegah pengulangan (loop) dan radiasi siaran (broadcast) yang dihasilkan dari
mereka (perangkat jaringan). Status Port Spanning Tree Protocol (STP) antara
lain:
Blocking (memblok)
sebuah port yang di block tidak akan meneruskan frame, ia hanya mendengarkan
BPDU-BPDU.
Listening (mendengar)
port mendengar BPDU untuk memastikan tidak ada loop yang terjadi pada network
sebelum mengirimkan frame data.
Learning (mempelajari)
port switch mendengarkan BPDU dan mempelajari semua jalur di network
switch.
Fowarding (mem
foward) port mengirimkan dan menerima semua frame data pada port bridge.
Disabled (tidak
aktif) sebuah port dalam status disabled (secara administratif) tidak
berpatisipasi dalam melakukan fowarding terhadap frame ataupun dalam STP.
D.
Etherchaner
etherchannel
merupakan suatu teknlogi trunking yang digunakan oleh switch cisco dimana
sejumlah fisikal por digabungkan menjadi satu jalur logika dalam satu port
grup. hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan beberapa perangkat menjadi
1 saat pengiriman trafik akan secara otomatis terkirim sesuai dengan
perintah.
mode ether
chanel ada 3 yaitu on. pagp dan lacp
- on = secara default akan idup, dan cukup set 1 tempat.
- pagp = hanya bisa berjalan di cisco
- lacp open standar sehingga dapat di console dari tempat lain .
pagp
desirable akan mempercepat membentuk chanel. pagp maksimal 8 port yang dapat dibandling
sementara lacp 16 port yang dapat dibandling. konfigurasi dapat dilihat
di pengertian-etherchannel-dan-cara.
E.Multilayer
Switch (MTS)
multi layer
switch merupakan cara menyusun perangkat network switch menjadi beberapa
tingkatan karena end user yang terkoneksi di dalam suatu jaringan memiliki
jumlah yang banyak. MTS bisa bekerja di layer 2 dan 3. port base : memungkinkan
melakukan set ip pada port langsung. konfigurasi mts dapat dilihat di multi-layer-switch
Kesimpulan :
konfigurasi pada Router dan Switch mikrotik harus dilakukan dengan benar dan sebaiknya mengetahui landasan dari konfigurasi yang akan dilakukan.
refleksi :
kemauan untuk memperdalam literase sebagai upaya menambah keluasan pandangan terhadap sebuah masalah
Kesimpulan :
konfigurasi pada Router dan Switch mikrotik harus dilakukan dengan benar dan sebaiknya mengetahui landasan dari konfigurasi yang akan dilakukan.
refleksi :
kemauan untuk memperdalam literase sebagai upaya menambah keluasan pandangan terhadap sebuah masalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar